Diduga Sebarkan Berita Bohong, Talo Djami Polisikan Aris Radja

Melolo, Sumba Pembaharuan.com. Tak kuat atas apa yang dipandangnya sebagai fitnahan yang ditujukan kepada dirinya, Kamis 20/03/2014, Talo Djami membuat laporan berita bohong atasresmi ke Polsek Umalulu. Laporan tersebut  menurut Talo terkait dengan adanya berita bohong yang disebarkan oleh Aris bersama krunya lewat SMS yang menyatakan bahwa Talo Djami, caleg Partai Hanura  telah menjual secara illegal tanah ulayat atau tanah adat yang diklaim sebagai tanah tempat ritual adat suku Sumba di Mananga Yiala, Desa Wanga, seluas 84 Hektar dengan harga 80 juta per hektar dan menyebutkan nama-nama pemilik tanah adat tersebut yakni: Kabihu Mbarapapa, Kabihu Lamuru, Kabihu Matolang, Kabihu Luku Walu, Kabihu Umabara, Kabihu Leba Karuku, Kabihu Watu Pelit, Kabihu Maritu, Kabihu Wilimaya, Kabihu Mara Peti, Kabihu Rindi, Kabihu Wikki, Kabihu Mbukut, Kabihu Maranda Witu, Kabihu Kihi, dan Kabihu Kawau. Padahal menurut Talo berita tersebut merupakan berita bohong yang sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena pada awalnya mereka menuding bahwa tanah tersebut milik Yulius Rihi, lalu kemudian mereka menuding bahwa tanah adalah merupakan milik 17 suku, dan terakhir dituding bahwa tanah tersebut milik Labbu yang Ketua BPD. Mereka semua menurut Talo mengaku sebagai pemilik tanah tersebut namun tidak punya dasar hukum dan tidak mampu menunjukan bukti kepemilikan. Dalam kesempatan tersebut Talo juga membawa serta bukti kepemilkan tanah (sertifikat atas nama Istrinya.

Menurut Talo, tanah tersebut sudah puluhan tahun diterlantarkan. “Setelah kami mempunyai bukti kepemilikan selanjutnya kami garap dan ditanami kelapa sekitar 300 pohon,” ujar Talo.

berita bohong bawahTalo juga menjelaskan kalau laporan terkait pencemaran nama baiknya yang dilakukan Aris bersama krunya telah dilaporkan ke Polsek Umalulu seminggu sebelumnya, dan Aris pun telah ditahan. Namun karena sakit maka ia dibebaskan untuk sementara waktu. Menurut Talo, laporan tersebut sebenarnya tidak dilanjutkan, dan dia sudah puas kalau Aris mengeluarkan surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya. Namun karena Aris tindakan menyebarluaskan SMSnya semakin menjadi-jadi, terpaksa laporan tersebut dilanjutkan,

Ketika dikonfirmasi melalui SMS, Aris Radja membenarkan tentang adanya SMS yang disebarluaskannya terkait tanah hak ulayat di Desa Wanga yang menurutnya telah dijual Talo Djami. Dalam SMSnya Aris menjelaskan bahwa benar Talo Djami telah menjual tanah seluas 84 Hektar tersebut dengan harga 80 juta per hektar. Dalam SMS yang sama Aris juga menjelaskan kalau ada bukti rekaman hasil pembicaran antara Ketua BPD Desa Wanga dengan Talo Djami yang menyatakan bahwa Bupati Sumba Timur dan Ketua DPRD Sumba Timur telah menyetujui penjualan tanah ulayat/ tanah adat (Pahomba) tempat Hamayang Suku Sumba di Mananga Yiala, Desa Wanga, Kecamatan Umalulu seluas 80 Hektar milik 17 Kabihu.

Ketika ditanya terkait Laporan polisi Talo Djami yang dialamatkan kepada dirinya, menurut Aris, minggu sebelumnya Kapolsek Umalulu telah memanggil dirinya untuk mengklarifikasi terkait SMS yang disebarnya mengenai Tanah Ulayat/ tanah adat yang dijual Talo. Namun karena dirinya (Aris) membawa salah satu bukti rekaman, akhirnya pihak Kapolsek Umalulu tidak berani mengambil suatu keputusan untuk dijadikan suatu perkara.

Kapolsek Umalulu AKP Paulus Ngala ketika dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut membantah kalau sudah ada Laporan Polisi dari Talo Djami terkait pencemaran nama baiknya. Menurutnya, Talo pernah datang tapi bukan dalam tujuan melapor tapi hanya menceritakan persoalan yang ada. Justru menurut Paulus, baru pada hari ini (kemarin red) 20 Maret 2014 Talo Djami mau membuat Laporan Polisi secara resmi. Menurut Paulus, ia juga diinformasikan bahwa pada tanggal 20 Maret 2014 Talo akan membuat laporan resmi dan dijawabnya “Kalau mau datang lapor, datang saja karena itu merupakan haknya aa, karena kasus tersebut hanya kasus Tipiring (Tindak Pidana Ringan).” Ketika ditanya apakah sudah pernah memanggil Aris, AKP Paulus Ngala mengaku belum pernah memanggil Aris. (mr, SP.com)

Berita lanjutan silahkan klik link ini!

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Hukum & Kriminal dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Diduga Sebarkan Berita Bohong, Talo Djami Polisikan Aris Radja

  1. Ping balik: Talo Djami: Silahkan Beberkan Bukti Kepada Umum | Sumba Pembaharuan

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s