Maraknya Mobil Bodong, Penyewaan Mobil Tak Berizin di Sumba Timur Perlu ditertibkan

Melolo. 18 Mei 2014. Maraknya mobil bodong, ataupun mobil kreditan dari luar daerah  yang digunakan dalam jasa penyewaan mobil, atau yang lazim disebut Rent Car akhir-akhir ini membuat resah warga karena pengoperasiannya hanya mengandalkan sistim tawar menawar via lisan, tanpa menggunakan bukti hitam di atas putih. Akibatnya jasa penyewaan tersebut kadang-kadang mangkir dari kesepakatan lisan yang telah tercapai. Hal ini sangat merugikan pihak konsumen, seperti yang dirasakan P salah seorang Konsumen di Kecamatan Umalulu.

Ilustrasi mobil sewaan. Sumber: http://apartment-hotels.net/

Ilustrasi mobil sewaan. Sumber: http://apartment-hotels.net/

Menurut P, awalnya dia menelepon Yn, salah seorang pengusaha penyewaan mobil (Rent Car) di Kecamatan Umalulu, dengan permintaan untuk menggunakan mobil sewa dengan tujuan Sumba Barat. Permintaan disetujui dengan tawaran sebesar Rp 300.000,- bersih dimana ongkos supir termasuk makan minum serta biaya bahan bakar ditanggung P karena pamakaian hanya 1 (satu) hari saja. Setelah tawaran tersebut disepakati P, pihak Yn melalui supirnya mengantar mobilnya ke rumah P. Namun sayang menurut P, setelah penyewaan selesai,  saat mobil dikembalikan, pembayaran yang dititip melalui supir sebesar Rp 300.000,- tidak diterima Yn dan suaminya dengan alasan uangnya kurang karena biaya sebenarnya bukan Rp 300.000,- melainkan Rp 700.000,-. Dijelaskan pula oleh suaminya kalau kebiasaan sewa dari Umalulu ke Waikabubak, besaran tarifnya adalah antara Rp 700.000,- atau Rp 800.000,-per hari dengan biaya pengemudi dan makan ditanggung penyewa. Untuk menanggapi permintaan suaminya, maka pihak P menghitung uang minyak dan uang setoran pertama (Rp 300.000,-) serta menambah kekurangannya untuk mencukupi permintaan suaminya Rp 800.000,- namun anehnya suaminya tidak terima dengan alasan biar Yn saja yang menyelesaikan masalah tersebut.

Yn, kemudian mendatangi rumah P, dan dengan nada marah-marah menyerahkan kembali uang sebesar Rp 300.000,- yang sudah dibayar dan sambil berkata “ambil saja uang ini saya tidak mau lagi“. Uang tersebut diambil kembali oleh P. Namun sayang beberapa sumber mengatakan pada saat Yn pulang sempat terdengar kata-kata makian yang sangat kasar kasar. Namun sumber-sumber tersebut tidak pasti siapa yang mengeluarkan kata makian tersebut.

Menurut Melki, salah seorang warga Kecamatan Umalulu, inilah salah satu akibat Rent Car atau atau Jasa Penyewaan Mobil yang tidak mempunyai izin resmi dari Dinas Perhubungan. Dengan mudahnya pihak penyewa mangkir dari kesepakatan karena tidak adanya perjanjian tertulis. Menurutnya, pihak Dinas Perhubungan Sumba Timur perlu segera menutup Jasa Penyewaan Mobil (Rent Car) yang tidak berizin, karena berdampak kerugian bagi masyarakat. Keadaan bisa lebih parah lagi kalau misalnya Jasa Penyewaan menggunakan mobil kreditan, karena mau tidak mau, untuk memenuhi tuntutan kredit mereka akan berbuat apa saja yang menurut pemahaman mereka “baik”, demi memenuhi kebutuhan pelunasan kreditnya.

Untuk berkaca dari pengalaman di daerah lain, media ini menghubungi Dewo, salah seorang Petugas dari Dinas Perhubungan dari daerah Bali via telepon selurernya. Menurutnya sebaiknya pihak Dinas Perhubungan Sumba Timur menertibkan jasa penyewaan yang ada di Sumba Timur, apalagi kalau menggunakan plat nomor luar daerah misalnya seperti DK. Di Bali setiap pada bagian akhir setiap plat nomor mobil sewaan tertulis DS (berarti disewakan). Dengan penertiban seperti ini juga membantu meningkatkan penerimaan (income) pemerintah sekaligus menertibkan mobil bodong yang yang marak masuk keluar ke daerah tertentu, tegasnya. Mr, SP.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Hukum & Kriminal. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s