Pencurian Bermodus Jaringan Merebak di Umalulu

Melolo. 18 Mei 2014. Pencurian bermodus jaringan marak terjadi di Kecamatan Umalulu akhir-akhir ini, mulai dari pencurian ternak peliharaan, bongkar paksa toko, dan lain sebagainya. Menurut masyarakat belum ada satu pun dari pihak pencuri yang berhasil ditangkap Polisi. Malah ada kesan bahwa pihak korbanlah yang menangkap pencuri dan diserahkan ke pihak Kepolisian. Lebih parah lagi, masih tanda tanya besar bagi warga terkait Kepolisian Sektor Umalulu yang melepas pencuri yang tertangkap tangan oleh warga serta anggota kepolisian ketika yang sedang berusaha melakukan pencurian ternak peliharaan di rumah warga. Imbasnya Korp kepolisian (khususnya di Kecamatan Umalulu) tercoreng akibat kejadian-kejadian tersebut.

Sheh Umar, salah seorang warga Kampung Bugis, Kelurahan Lumbukori, Kecamatan splogger-content-theftUmalulu yang menjadi korban pencurian, merasa prihatin atas kinerja kepolisian Sektor Umalulu. Laporannya terkait pencurian di rumahnya, pada malam Senin,12 Mei 2014 hingga saat imi belum ada realisasi dari pihak kepolisian. Padahal menurut Sheh, pihaknya adalah korban pencurian bongkar paksa rumah dengan cara mencungkil jendela dimana ada barang berharga miliknya dibawa kabur pencuri seperti HP miliknya; dompet yang berisi uang tunai, ATM BRI miliknya serta ATM miliki istrinya, dan STNK kendaraan bermotor miliknya; serta barang-barang berharga lainnya. Menurut Sheh, melaporkan ke pihak kepolisian terasa seperti makan buah simalakama; mau lapor salah tidak laporpun dianggap salah. Belum lagi tiga hari setelah kejadian pencurian tersebut, Sheh merasa ada keanehan karena seorang warga yang bernama Yohanis Dule mengembalikan dompetnya dengan alasan menemukannya di jalan depan lapangan SD Masehi  Melolo 1. Sheh merasa itu aneh karena begitu banyak siswa sekolah yang lalu-lalang tapi hanya Yohanis yang menemukannya. Menurutnya semua permasalahan tersebut sudah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Umalulu.

Hal yang sama juga yang terjadi di rumah Najib, kakak kandung Sheh Umar. 3 (tiga) hari setelah pencurian di rumah Sheh, toko milik Najib dibongkar paksa pencuri dengan cara serupa yaitu mencungkil pintu. Tidak sedikit barang yang berhasil dibawa kabur pencuri, diantaranya: puluhan slop rokok seharga 7 juta Rupiah, tabungan anak senilai 6 juta Rupiah, HP milik almarhum anaknya senilai 2,4 juta Rupiah. Menurutnya, semua sudah dilaporkan ke kepolisian terdekat. Namun, hingga saat ini belum ada informasi dari pihak Kepolisian Sektor Umalulu kalau pihaknya sudah menangkap pencurinya.

Kapolsek Umalulu, AKP Paulus Ngala, ketika dikonfirmasi lewat telepon genggamnya oleh media sumbapembaharuan.com membenarkan kejadian-kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya sudah menugaskan anggotanya ke TKP (tempat kejadian perkara), namun belum bisa menganalisa laporan-laporan pencurian tersebut. Ia juga menghimbau masyarakat yang mempunyai informasi terkait modus pencurian tersebut untuk membantu kepolisian memberikan informasi. Terkait Yohanis Dule yang menemukan STNK milik Sheh Umar, menurut Paulus, tidak bisa dibuat BAP, karena Dule hanya menemukannya di jalan serta pada saat menemukan STNK tersebut ada 3 orang yang diboncengnya. Paulus secara pribadi dikatakan sudah turun ke lokasi penemuan.

Apapun adanya, menurut masyarakat, sudah merupakan tugas kepolisian untuk memberantas pencurian. Karena itu jangan lagi polisi yang menjadi dalang membebaskan pencurian, pinta warga yang namanya tidak mau dimediakan. Namun perlu juga diingat bahwa kepolisian tidak bisa berbuat apa-apa tanpa bantuan masyarakat untuk memberikan informasi tetkait keterlibatan oknum tertentu yang terlibat dalam aksi kejahatan. Karena itu antara masyarakat dan kepolisian serta aparat penegak hukum perlu bermitra dalam memberantas pencurian. MR, sp.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Hukum & Kriminal. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s