DNA dan Sel vs Kromosom, Perbandingan Bahaya Rokok dan Ganja

Melolo. 19 Mei 2014. SP Karena alasan-alasan tertentu, di negara Barat berkembang kepercayaan yang menjadi semakin lazim bahwa asap ganja (jenis marijuana) tidak seberbahaya asap rokok (tembakau).

Marijuana. Sumber: http://www.columbian.com/

Marijuana. Sumber: http://www.columbian.com/

Namun demikian, sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti di Kanada yang dilaporkan pada Jurnal ACS’ Chemical Research in Toxicology memberi petunjuk bahwa ganja lebih berbahaya daripada merokok.

Para peneliti menggunakan kultur sel hewan dan bakteri serta menempatkannya pada lingkungan yang diberi sampel asap rokok dan marijuana yang terkondensasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ganja jenis marijuana memiliki dampak yang lebih merusak terhadap sel dan DNA dibanding dengan merokok tembakau. Peneliti kesulitan untuk membandingkan kerusakan paru-paru akibat marijuana dengan kerusakan paru-paru akibat rokok, karena adanya kesulitan mendapatkan orang yang hanya menghisap ganja tanpa merokok.

Walaupun mengakibatkan lebih banyak kerusakan pada sel dan DNA daripada asap rokok, namun marijuana tidak mengakibatkan kerusakan pada kromosom seperti halnya yang diakibatkan merokok. Kerusakan yang diakibatkan oleh marijuana dan rokok berada pada tingkatan berbeda dalam sistem tubuh manusia.  DAD. SP

Diadaptasi dari Situs Resmi ACS

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Sains dan Teknologi. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s