Dukungan untuk Ahok Melalui Petisi Online

Ahok 2Melolo, 27 Februari 2015. Seperti ramai diberitakan berbagai media, hubungan yang panas antara DPRD dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memasuki babak baru. Pertikaian terakhir terkait dengan APBD DKI Jakarta 2015. Di bawah pemerintahan Ahok, DKI Jakarta menerapkan e-budgeting sehingga tidak dirubah seenaknya.

Untuk APBD 2015, DPRD DKI Jakarta melakukan perubahan terhadap anggaran yang telah disyahkan dalam rapat paripurna dan Ahok tidak menerima perubahan yang dilakukan karena menurutnya ada dana siluman sebesar Rp. 12 Trilliun dalam anggaran yang dirubah oleh DPRD. Pertikaian ini berlanjut dengan DPRD mengancam melengserkan Ahok dari kursi gubernur.

Namun, walaupun ada ancaman dari DPRD, rupanya dukungan pengguna internet dan media sosial (bukan hanya Jakarta tetapi seluruh Indonesia) terhadap Ahok terus mengalir. Salah satu bentuk dukungan tersebut berbentuk petisi online yang berjudul “Rakyat Jakarta mencabut Mandat DPRD dan Bubarkan DPRD” Pada saat tulisan ini diturunkan petisi yang dimulai oleh seorang yang bernama Yanto Huang dua hari sebelumnya (25 Februari 2015) tersebut telah mengumpulkan sebanyak 10.138  tanda tangan dari seluruh Indonesia. Petisi tersebut berisi pernyataan:

  1. Mencabut mandat ke wakil-wakil rakyat di DPRD karena mereka tidak Pro Pemberantasan Korupsi dan Malah jadi biang-biang Korupsi
  2. Menolak mantan Koruptor menjadi pejabat rakyat apalagi sekelas wakil ketua DPRD.
  3. Mendukung Bapak Basuki Tjahja Purnama “Ahok” melakukan E-Budgeting dan menolak kompromi permainan anggaran dengan DPRD
  4. Meminta KPK, Kejaksaan Agung untuk segera investigasi masalah permainan Anggaran dan Budget Siluman yang terjadi sejak 2012 sampai yang terbaru 12 Triliun.
  5. Meminta Presiden Joko Widodo, segera ambil tindakan masif memberantas korupsi-korupsi terutama di kalangan partai politik dan DPRD.
  6. Meminta Presiden Joko Widodo menerbitkan Perpu untuk memberikan Hak kepada Gubernur membubarkan DPRD dan mengadakan pemilu ulang jikalau terjadi kebuntuan.
  7. Kami meminta Mahkamah Konstitusi membubarkan DPRD

Berbagai komentar yang menarik dikemukakan penanda tangan sebagai antara lain: Sudah waktunya negeri ini menyingkirkan manusia busuk berlagak wakil rakyat itu!  

DPRD DKI sama sekali tidak bermanfaat bagi DKI. Kerjaan mereka cuma menghambat dan ngerecokin kerja Gub. Ahok.  

Saya menandatangani ini karena saya warga jakarta dan warga negara indonesia yang turut membayar pajak, dan menginginkan indonesia dan khususnya jakarta yang bersih dari korupsi! Saya dukung ahok. Cabut mandat dprd!

Saya menandatangani ini karena meskipun saya bukan warga DKI, tetapi saya menginginkan pemimpin seperti Pak Ahok yang berani bertindak benar melawan korupsi dan lebih pantas mewakili rakyat daripada yang katanya wakil rakyat di DPRD, namun kerjanya tidak pernah kelihatan hasilnya. Dukung Pak Ahok ! Berani karena benar!

Untuk menandatangani petisi tersebut, pengguna internet perlu mendaftarkan diri menggunakan email atau akun Facebook pada http://www.change.org. (DAD)

Update:
Menurut pantauan Media ini, pada Hari Minggu, 1 Maret 2015, jam 11.50 WITA (waktu empat hari setelah petisi dimulai), dukungan petisi online terhadap Ahok, sudah mencapai 37,908 penanda tangan. (MP)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Politik. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Dukungan untuk Ahok Melalui Petisi Online

  1. Daramate Kale berkata:

    Ahok orang tegas yang jaman sekarang ini sudah sangat langkah, putusan-putusan Ahok membuat bulu kuduk berdiri orang-orang yg suka membangun

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s