Gaji PNS SBD Terlambat Dibayar – Diduga Akibat Terlambat Pembahasan APBD

Tambolaka, 1 Maret 2015. Sungguh malang nasib para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Berdasarkan keterangan dari beberapa sumber yang dapat dipercaya dan hasil investigasi Sumba Pembaharuan, hingga berita ini dimuat, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum menerima gaji sepeser pun. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja dan roda pemerintahan, sehingga perekonomian masyarakat (PNS) yang semakin labil.

Dari pantauan Media ini, PNS di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terhitung sejak bulan Januari 2015 hingga sekarang belum menerima gaji. Hal ini diduga karena pembahasan dan penetapan APBD Kabupaten SBD Tahun 2015 yang mengalami keterlambatan.

gaji-untuk-guruRobby Woda Lado, ketua Fraksi PKB DPRD Sumba Barat Daya (SBD) sangat menyayangkan sikap ketidakpastian Pemerintah Daerah SBD yang terkesan mengulur-ulur waktu untuk membahas dan menetapkan APBD tahun 2015. “Kalau kami DPRD Sumba Barat Daya sudah siap untuk membahas APBD, bahkan kami juga sudah 2 kali Banmus tetapi tidak ada tanda-tanda atau sinyal dari PEMDA SBD untuk ke arah itu,” sentilnya. Lebih jauh dikatakannya bahwa kelemahan PEMDA SBD saat ini adalah manajemennya yang parah. Ke depannya sangat diharapkan PEMDA Sumba Barat Daya benar-benar siap dengan menggenjot masing-masing SKPD dalam menyusun Anggaran Belanjanya sehingga pada saat DPRD meminta untuk dibahas bersama, penyelesaiannya tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, pintanya.

Tokoh masyarakat Sumba Barat Daya, Leonardus L. Dapa meminta kepada PEMDA SBD untuk bertanggung jawab atas keterlambatan pembayaran gaji tersebut, “Saya kira ini adalah tanggung jawab pemda.” Menurutnya, sebagai masyarakat tentu mereka bertanya-tanya, kira-kira persoalan apa yang menyebabkan gaji PNS belum dibayar. PEMDA Sumba Barat Daya tidak punya alasan untuk tidak membayar gaji PNS. Anak-anak mereka ada yang kuliah yang setiap harinya membutuhkan makan dan minum. Karena itu DPRD sebagai wakil rakyat harus angkat bicara sehingga kejadian keterlambatan pembayaran gaji seperti sekarang ini tidak akan terjadi lagi, pintanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Matius Dairo, guru pada SMP Negeri 1 Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya ketika dikonfirmasi awak media ini terkait adanya keterlambatan pembayaran gaji Guru-guru diwilayah tersebut. Menurutnya, secara umum gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sumba Barat Daya sampai saat ini belum dibayarkan. “Apa pun adanya kami tetap menunggu gaji kami dari PEMDA Sumba Barat Daya (SBD),” katanya berharap.

Dari pengakuan sejumlah anggota DPRD Sumba Barat Daya yang tidak mau dipublikasikan identitasnya, pada tanggal 05 Februari 2015 Tim Banggar DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya berangkat ke Kupang, guna konsultasi terkait keterlambatan Gaji PNS tersebut, sehingga pada Tanggal 10 Februari 2015, DPRD Sumba Barat Daya sudah dapat mengesahkan APBD SBD Tahun 2015 tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Sumba Barat Daya, Drs. Andreas B. Dedo, mengharapkan tetap menindaklanjuti rekonsilidasi yang telah dibangun oleh PEMDA dan DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya. Bahkan pada 04 Februari 2015, Ketua DPRD Sumba Barat Daya ketika sidang penetapan APBD Sumba Barat Daya sudah menyapa Bupati Sumba Barat Daya dengan sapaan, ”Yang terhormat bapak Bupati Sumba Barat Daya”, ujarnya.

Matius Dairo, salah seorang PNS/guru pada SMPN 1 Wewewa Barat, juga mengakui hal tersebut. “Terus terang, kami juga belum terima gaji sampai saat ini. Oleh karena itu, kami minta Pemda untuk segera bayarkan gaji kami,” harapnya. (SP, Saingo)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s