SMKN 2 Wewewa Barat Siap Ikut UN 2015

Waimangura, 1 Maret 2015. Walaupun lokasi SMK Negeri 2 Wewewa Barat jauh dari perkotaan, namun semangat guru-guru dan siswanya tidak kalah dengan siswa-siswi yang berada di kota. Hal ini dikarenkan adanya kerja sama yang baik antara Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum dan ketenagaan, serta tidak luput dari kerjasama guru-guru, siswa dan masyarakat sekitar sekolah tersebut.

Sekolah tersebut memiliki tenaga pendidik sebanyak 33 orang berupa 17 orang Pegawai Negeri Sipil dan 16 orang tenaga honor; 6 orang Pegawai Tata Usaha yang terdiri dari 1 orang Pegawai Negeri Sipil dan 5 orang tenaga honor dengan jumlah 340 siswa. Terdapat 5 program di Sekolah tersebut, yakni teknik Batu Beton (120 siswa), Teknik Perkayuan (66 siswa), Teknik Furnitur/meubelair (88 siswa), Teknik Gambar (45 siswa) dan Teknik Penjualan (22 siswa).

Yosias Malo, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Wewewa Barat kepada koran ini menegaskan bahwa semua komponen yang ada di SMKN 2 Wewewa Barat tetap siap ikut Ujian Nasional (UN) dengan harapan bahwa siswa-siswinya sudah siap dengan bimbingan keras dari para guru-gurunya. Dia menambahkan bahwa memang terjadi sedikit gangguan karena masalah kurikulum dimana kurikulum ke-13 sudah tidak berlaku dan kembali ke KTSP. Dijelaskannya pula bahwa guru-guru di SMK Negeri 2 Wewewwa Barat selama ini sudah siap dengan Kurikulum ke-13 namun dengan perubahan kembali ke KTSP maka akan berpengaruh pada kesiapan guru-gurunya.

Wakasek Bidang Kurikulum dan Ketenagaan SMKN 2 Wewewa Barat, Dominggus Kaleka, S.Th. menambahkan bahwa untuk mengikuti Ujian Nasional 2015, dilaksanakan ujian kompetensi kepada siswa-siswinya pada tanggal, 23-25 Februari 2015 dengan tujuan untuk menghasilkan siswa-siswi yang berkualitas. Ditambahkan pula, SMK Negeri 2 Wewewa Barat tersebut sudah melakukan kegiatan prakerin selama bulan Agustus dan September 2014, sehingga diadakan les sore yang pelaksanaannya pada tanggal 09 Februari Sampai dengan 06 April 2015.

Lebih jauh dikatakannya, keterbatasan fasilitas belajar antara lain alat-alat teknologi dan buku-buku sumber yang menjadi pegangan guru dan siswalah yang menjadi kendala utama di Sekolah SMK Negeri 2 Wewewa Barat. Namun menurut Kaleka, hal itu bukan menjadi salah satu penghambat tercapainya tujuan kurikulum. Sekolah akan memanfaatkan peralatan-peralatan yang ada secara optimal dengan harapan, tingkat kelulusan siswanya 100%.

Suryadi Harming Malo, salah seorang siswa kelas XII jurusan Batu Beton SMK Negeri 2 Wewewa Barat yang dikonfirmasi awak media ini menjelaskan, bahwa seluruh siwa-siswi SMK Negeri 2 Wewewa Barat optimis lulus 100%. Ditambahkannya, “Sudah 3 tahun kami belajar dan kami yakin kami lulus 100%.” Ketika ditanyai tentang pelajaran apa yang sulit bagi mereka, ia mengatakan bahwa pelajaran kejuruanlah yang sulit. “Namun kami upayakan untuk tetap belajar sehingga kami tetap lulus nantinya.”  (Saingo, SP)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s