Pro – Kontra Tentang Logika di Media Sosial di NTT

Melolo, 18 Juli 2015. Beberapa waktu terakhir ini ada fenomena menarik di Grup Sosial Media Sumba Pembaharuan. Ada beberapa posting dari seorang anggota grup yang terkait dengan logika atau lebih khusus terkait dengan sesat pikir. Postingan tentang logika termasuk sesuatu yang jarang diamati di media sosial. Dari laman blog yang diposting, disebutkan bahwa sesat pikir merupakan kesalahan dalam logika – yaitu kesalahan yang terjadi ketika seseorang melakukan kesalahan dalam pemikirannya.

Penelusuran Sumba Pembaharuan di media sosial mengungkap bahwa anggota yang memberi postingan tersebut adalah bagian dari sekelompok pengguna Facebook asal NTT yang selalu menekankan pentingnya logika, bukan hanya dalam bidang kehidupan tertentu, tetapi juga dalam semua aspek kehidupan. Kelompok ini memiliki sebuah grup di Facebook tempat mereka belajar logika. Sumba Pembaharuan berhasil memasuki grup mereka belajar, yaitu Kelompok Kecil Belajar Logika, setelah mengajukan permintaan kepada salah seorang dari kelompok tersebut. Grup Facebook kelompok ini tampaknya tidak bisa diakses oleh mereka yang bukan anggota.

Kelompok ini sudah berdiri sejak tahun 2012 dan saat berita ini dituliskan beranggotakan 107 orang. Di dalam kelompok mereka saling membahas berbagai hal terkait logika dan saling berbagi pengalaman masing-masing anggota berdiskusi masing-masing serta sesat pikir yang dijumpai. Sampai saat berita ini diturunkan, kelompok ini masih beroperasi, walaupun tidak seaktif sebelumnya. Memang tidak semua anggota kelompok yang terlibat dalam diskusi, tetapi dari jumlah orang yang melihat postingan di grup tersebut, bisa mencapai lebih dari 90% anggota.

Sementara itu SP juga mengamati ada sebuah grup lain yang dibentuk di Media Sosial yang dapat diakses oleh umum bernama Kelompok Kecil BUKAN Belajar Logika. Postingan perdana kelompok ini terbaca dimulai bulan Juni 2014 dan kegiatan terakhir terlihat pada 1 Desember 2014. Rata-rata postingan terkait dengan upaya megungkap apa yang dianggap sebagai kelemahan logika. Namun postingan terakhir yang terlihatdi grup ini tidak lagi terkait logika, tetapi terkait dengan kursus Bahasa Inggris. Admin Grup ini merupakan anggota Grup yang disebut terdahulu. Namun tidak diketahui apa hubungan antara keduanya. Saat ini grup ini beranggotakan 34 orang yang sebagian besar terindikasi berasal dari NTT, seperti halnya anggota grup sebelumnya.

Beberapa (tidak/bukan semua) postingan dalam grup Kelompok Kecil BUKAN Belajar Logika dibantah dalam grup Kelompok Kecil Belajar Logika. Anggota Kelompok Kecil Belajar Logika mengemukakan alasan-alasan mengapa postingan grup Kelompok Kecil BUKAN Belajar Logika tidak membantah arti penting logika sama sekali.

Bagaimana dengan anda? Apakah setuju dengan bukan logika atau logika? DAD

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Logika. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s