Teori-Teori Evolusi Manusia Yang Dibantah

Melolo, 11 Februari 2016. Teori Evolusi menjelaskan bahwa makhluk hidup yang ada saat ini merupakan hasil perubahan berangsur dari nenek moyang yang berbeda sama sekali dari makhluk yang kita kenal saat ini. Menurut sains, manusia misalnya, tidaklah memiliki asal-usul seperti yang diajarkan oleh agama, yaitu bahwa Tuhan menciptakan sepasang manusia yang darinya semua manusia di seluruh dunia berasal. Menurut teori Evolusi, manusia berasal dari nenek moyang yang mirip dengan kera besar dan akibat perubahan perlahan seiring waktu, dihasilkanlah keturunan manusia seperti yang kita kenal saat ini sebagai manusia, dan saat ini nenek moyang manusia tersebut telah punah.

Ciri pembeda seperti apa yang muncul dalam diri nenek moyang manusia yang yang menjadikannya berbeda dari mahkluk lain? Ada berbagai teori tentang hal ini. Edisi online Majalah sains terkenal National Geographic (12 September 2015), menurunkan sebuah tulisan yang mengungkap 12 teori tentang evolusi manusia yang ternyata salah.

Teori-teori tentang hal yang menjadikan manusia berbeda dari hewan lain dan dibantah dalam tulisan tersebut antara lain:

  1. Manusia membuat alat bantu kerja. Teori ini dikemukakan tahun 1960-an, oleh Louis Leakey. Namun ternyata simpanse dan burung gagak juga membuat alat bantu kerja.
  2. Manusia memastikan bahwa mangsanya pasti terbunuh sebelum dikonsumsi. Berbeda dengan makhluk lain yang langsung memakan mangsanya walaupun belum mati. Teori ini dikemukakan oleh Raymond Dart, pada tahun 1953.
  3. Manusia berkembang di lingkungan sekitar air, entah di dalam air maupun di dekat air. Teori ini dikemukakan oleh Elaine Morgan. Namun pada tahun 2013 teori ini mendapat dukungan David Attenborough.
  4. Reid Ferringberpandangan bahwa manusia berbeda dari hewan lain karena manusia mampu melempar batu atau benda dengan kecepatan tinggi.
  5. Pada tahun tahun 1968, Sherwood Washburn dan S. Lancaster berpendapat titik awal satu spesies yang bukan manusia menjadi manusia adalah ketika manusia berburu. Kegiatan berburu inilah yang menjadikan makhluk yang bukan manusia berkembang secara intelek, minat, emosi, dan sosial dan akhirnya jadi manusia seperti yang kita kenal. Perburuan juga mengakibatkan adanya pembagian kerja antara lelaki dan perempuan dan laki-laki mendapat tugas berburu. Teori ini menyisakan pertanyaan tentang mengapa otak perempuan (yang tidak berburu) juga besar.
  6. Tahun 1981 Owen Lovejoy mengemukakan teori bahwa manusia berbeda dengan makhluk lain karena perempuan menukarkan pelayanan seks yang mereka berikan (menjadi isteri) dengan makanan. Perempuan tidak melayani lelaki yang berhasil mengalahkan seluruh lawannya seperti sebelumnya, tetapi melayani lelaki yang punya kemampuan tinggi untuk mencari makanan sehingga mampu menyediakan makanan untuk anak-anak sehingga bisa berkembang dengan baik.
  7. Richard Wrangham berpendapat manusia berkembang menjadi seperti saat ini saat manusia mulai makan makanan yang dimasak. Karena dimasak, tidak dibutuhkan banyak tenaga untuk mengunyah dan tenaga yang tersisa digunakan oleh otak, sehingga otak berkembang.
  8. Otak manusia menjadi besar karena manusia memasak makanan sumber karbohidrat, seperti ubi-ubian atau tumbuhan lain yang mengandung tepung. Karbohidrat ini akan diuraikan oleh enzim yang dikandung air liur sehingga menjadi glukosa yang dibutuhkan otak untuk berkembang menjadi seperti sekarang.
  9. Spesies non manusia berkembang menjadi manusia karena mereka turun dari pohon dan hidup di darat. Nenek moyang manusia diperkirakan berasal dari Afrika, dan saat air semakin berkurang, nenek mereka harus turun dari pohon dan hidup di tanah serta berjalan menggunakan kedua kaki. Penggunaan dua kaki memampukan melihat adanya pemangsa yang datang menyerang. Dengan menggunakan dua kaki juga nenek moyang manusia tersebut bisa bepergian secara efisien untuk mencari sumber air dan makanan. Namun teori ini dibantah oleh penemuan Ardipithecus ramidus, yang hidup 4,4 juta tahun lalu di daerah basah di Etiopia, namun tetap berjalan menggunakan dua kaki.

Mungkin ada orang Indonesia yang mau mengemukakan teori lain terkait dengan evolusi manusia? (DAD)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita, Sains dan Teknologi. Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s