TNI Sita Kerbau yang Diduga Hasil Curian di Sumba Timur

Melolo 18 Mei 2016. Berawal dari informasi masyarakat, beberapa anggota TNI dari Kesatuan KODIM Sumba Timur serta dua orang anggota TNI dari KORAMIL Umalulu melakukan penyitaan terhadap 9 ekor kerbau milik WL yang biasa disapa Snegal, warga Desa Kayuri, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Penyitaan dilakukan pada tanggal 17 Mei 2016 sekitar pukul 02.00 WITA (dini hari). Ternak yang ditampung dalam kandang milik mertua WL yang berlokasi di Desa Mutunggeding, Kecamatan Umalulu tersebut disita karena diduga merupakan hewan curian. Kecurigaan didasarkan pada bukti fisik badan kerbau berupa Cap Pemilik dan Cap Pemerintah yang sudah rusak dan diganti dengan Cap baru yakni W2.

Berdasarkan pengakuan beberapa warga di TKP, awalnya mereka melihat ada kerbau baru yang masuk Desa Mutunggeding dengan ciri-ciri fisik yang sangat mencurigakan, karena posisi Cap Kepemilikan yang biasanya berada di sebelah kiri badan ternak, sudah beralih ke sebelah kanan. Di samping itu keadaan Cap terlihat ada yang sudah rusak. Masyarakat selanjutnya melaporkan ke anggota TNI guna mengantisipasinya. Ketika ditanya kenapa tidak melaporkan ke pihak Kepolisian setempat, warga merasa tidak akan ada perubahan karena pada akhirnya pasti pelaku dibebaskan.

Natan salah seorang warga Desa Mutunggeding, membenarkan informasi tersebut. Dirinya sangat mendukung kinerja aparat TNI dari KODIM Sumba Timur yang berhasil melakukan pengrebekan dan penyitaan hewan kerbau yang diduga hewan hasil curian yang telah meresahkan warga selama ini. Dengan demikian menurutnya, ada kemungkinan pihak pelakunya beserta jaringannya dapat dibongkar aparat TNI,

Namun, Natan juga menyisakan keraguan dengan keterlibatan TNI dalam penanganan masalah pidana karena menurutnya, walaupun aparat TNI sudah tangkap barang bukti, kemungkinan besar penangkapan tersebut akan sia-sia karena status hukumnya tidak jelas. TNI bukan aparat yang bertugas melakukan penyidikan pencurian. Ujung-ujungnya pencuri akan dibebaskan, seperti kasus penangkapan hewan yang diduga hasil curian beberapa pekan lalu di rumah salah seorang Kepala Desa dan seorang pengusaha terkenal di kecamatan Umalulu. Menurut Natan, hingga saat ini status hukum kejadian tersebut tidak jelas, walaupun pihak TNI juga yang tangkap.

Kapolsek Umalulu, IPDA Putu Pariada, ketika dikonfirmasi terkait temuan 9 ekor hewan kerbau oleh anggota TNI dari KODIM Sumba Timur dan Koramil Umalulu pada hari Selasa, 17/05/2016 tersebut, tidak memberikan tanggapan apa-apa. Ia meminta media untuk konfirmasi ke KODIM Sumba Timur karena penyitaan itu dilakukan oleh KODIM, dan sampai dengan saat itu belum ada laporan pengaduan ke Polsek Umalulu terkait hewan tersebut. (PM)

Foto-foto kerbau yang disita TNI di Desa Mutunggeding, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur 17 Mei 2016

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Hukum & Kriminal dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s