Oknum Penyidik Lantas Kepolisian Sumba Timur Diduga Tidak Profesional

Melolo, 27 April 2017, Sungguh sangat memprihatinkan sikap oknum penyidik lantas dari Polres Sumba Timur dalam penyelidikan dugaan pembunuhan berencana atas korban Delvis Indri Putra Manno Raga, anak ke 2 dari pasangan hidup Paulus Manno Raga, Pemimpin Redaksi Tabloid Sumba Pembaharuan dan media online http://www.sumbapembaharuauan.com dan  Welhemina Ringu, yang terjadi pada malam tanggal 01/01/2017.

Delvis, Siswa Kelas IX SMP N 2 Rindi Umalulu, diduga dibunuh secara sadis tanpa peri kemanusiaan oleh YACOB ROHI, Siswa SMA Negeri 1 Rindi Umalulu dkk, yakni Marselinus Lomi, Siswa SMA N 1 Rindi Umalulu, Nofri Nguru, suami dari Elen Petrus seorang Vikaris di gereja GKS Sumba Timur yang merupakan kakak kandung dari Yacob Rohi, serta Nelson Dake, seorang warga desa Matawai Atu tetangga Yacob Rohi. 

Skenario diduga dibuat seakan-akan terjadi lakalantas dan hal itu berhasil memperdayai penyidik. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Kanit lantas IPDA MARYANA secepat mungkin melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan tanpa memperhatikan lebih jauh fakta dan bukti baru di lapangan, seperti keterangan Jhon Wolo Dimu yang menyatakan hanya terjadi tabrakan motor bukan tabrakan orang dan keterangan Abner Kalikit yang setelah memperlihatkan foto teman korban menyatakan bahwa Nofri Nguru, suami Vikaris Elen Petrus, menyuruh mereka lari karena korban sudah meninggal dunia. Selain itu terdapat temuan-temuan lain keluarga korban pada lokasi yang diduga tempat pembunuhan korban yang berada di seberang jalan dari lokasi diletakannya jasad korban oleh Yacob Rohi dkk, atau kurang lebih 10 meter dari lokasi yang rekayasa lakalantas oleh Yacob Rohi dkk.

Keluarga tidak terima hasil penyidikan Bripka Wahyu dan Kanit lantas IPDA Maryana yang mengusut kasus tersebut secara terburu – buru dan tidak profesional dan melimpahkan kasus tersebut ke kejaksaan hingga P21, dan saat ini telah masuk tahap persidangan  tanpa memperhatikan permintaan orang tua korban untuk otopsi korban guna mendapat kejelasan tentang pembunuhan tersebut. Di samping itu pihak penyidik tidak melibatkan keluarga inti korban dalam rekonstruksi kejadian tersebut.

Orang Tua Korban bersama Direktur Reskrim Tindak Pidana Umum, Polda NTT, Kombes Yudi AB. Sinlaeloe, SIK, dan Koordinator Divisi Hukum PIAR NTT, Paul Sinlaeloe

Berdasarkan surat SP2HP per tanggal 03/02/2017 yang baru diberikan oleh kepolisian kepada orang tua korban pada tanggal 14/02/2017, orang tua korban segera melaporkan kasus tersebut ke POLDA NTT pada tanggal 16/02/2017, dengan harapan akan memperoleh keadilan. Namun hingga saat ini kasus tersebut diabaikan saja oleh Penyidik Polda di bawah kepemimpinan KOMPOL ALEX dengan alasan yang tidak jelas. Karena tidak mendapat tanggapan dari KOMPOL ALEX, Jumat, 21/04/2017 Pemred Tabloid Sumba Pembaharuan dan http://www.sumbapembaharuan.com dengan didampingi oleh Koordinator Divisi Hukum PIAR NTT Paul Sinlaeloe bertemu langsung dengan Direktur Reskrim Tindak Pidana Umum Polda NTT, Kombes Yudi AB. Sinlaeloe, SIK, untuk mempertanyakan perkembangan laporan Polisi Nomor: LP/B/52/II/2017/Spkt yang belum direspons penyidik POLDA NTT.

Mendapat laporan terkait belum adanya respons dari POLDA terhadap laporan tersebut, Kombes Yudi AB. Sinlaeloe, SIK, segera memerintahkan penyidik POLDA NTT yang menangani kasus tersebut untuk segera menindaklanjuti laporan orang tua korban.

Dengan adannya respons baik dari POLDA NTT, orang tua korban sangat mengharapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam hal ini Penyidik Kepolisian maupun Kepolisian secara menyeluruh dapat melindungi warga negara dari tindakan semena-mena dari oknum-oknum tertentu, dengan membantu masyarakat dalam memperoleh keadilan. PAUL SP

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Hukum & Kriminal dan tag , . Tandai permalink.

Bagaimana komentar anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s