Hasil Penelitian Ditarik Karena Ketidakjujuran Ilmiah

Melolo, 6 Mei 2017. Jurnal ilmu pengetahuan ternama, Nature , mengeluarkan berita bahwa dua orang ilmuwan harus menarik kembali penelitiannya karena ‘ketidakjujuran ilmiah’ serta ada kemungkinan bahwa penelitian yang dilaporkan ‘tidak dilakukan’.

Pakar limnology (ilmu tentang perairan darat) Peter Eklöv dan pakar biologi kelautan Oona Lönnstedt dari Universitas Uppsala Swedia membela diri atas tuduhan terhadap penelitian yang mereka lakukan. Namun menurut tim Nature, Eklöv dan Lönnstedt mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk menarik kembali laporan penelitiannya yang telah terbit.

Penelitian yang dilakukan Eklöv dan Lönnstedt tersebut terkait dengan pengaruh mikro plastik yang dimakan ikan yang memakanya. Dari penelitiannya Eklöv dan Lönnstedt menyimpulkan bahwa pertumbuhan ikan yang memakan mikroplastik lebih lambat dan ikan tersebut lebih berpeluang dimakan pemangsa.

Beberapa ilmuwan yang bekerja pada stasiun yang sama di Lautan Baltik menyatakan bahwa terdapat kesenjangan dalam penelitian tersebut dan laporan saksi mata tentang penelitian yang dilakukan.

Universitas Uppsala tempat keduanya bekerja melakukan investigasi terhadap hal itu dan tidak menemukan adanya pelanggaran. Tetapi pada penelitian dari kelompok Badan Penilaian Etik Swedia ditugaskan melakukan penyelidikan serta menyimpulkan bahwa laporan penelitian harus ditarik.

Panel ahli melaporkan bahwa jawaban yang diberikan kedua peneliti terhadap pertanyaan yang diajukan tidak memadai dan kadang-kadang saling bertentangan satu dengan yang lain, serta memunculkan pertanyaan lebih lanjut.  Panel menemukan bahwa penegasan kedua peneliti bahwa mereka telah mendapat persetujuan dari komite etik tidak benar, sehingga mereka tidak jujur.

Kedua peneliti juga tidak dapat menunjukkan data asli dengan alasan komputer rusak dan back up data yang tidak berjalan baik.

Sementara itu, pihak Universitas Uppsala menyatakan akan mempertimbangkan hasil kerja panel ahli sebelum mengambil tindakan terhadap kedua peneliti. DAD

Dipublikasi di Sains dan Teknologi | Meninggalkan komentar

Kelalaian Oknum Penyidik – Bisa Akibatkan Korban Lain

Kematian Delvis Indri Manno Raga, 01/01/2017 sebenarnya murni pembunuhan berencana; mulai skenario rencana sampai pelaksanaan pembunuhan. Diduga otaknya adalah orang yang setidaknya mengerti dan paham hukum, dan melakukan upaya melibatkan kekuatan ‘spiritual’ untuk menutup kasus tersebut sehingga pelakunya bisa bebas dari jerat hukum.

Hasil investigasi Tim Tabloid Sumba Pembaharuan menunjukkan bahwa terdapat banyak kejanggalan dalam pengungkapan kasus tersebut. Kalau misalnya penyidik berlaku profesional, ketika orang tua korban meminta untuk otopsi, penyelidik harusnya menerima karena hal ini akan mempermudah tugas Kepolisian dalam penyelidikan kasus tersebut. Permintaan tersebut juga harusnya bisa diterima karena menyangkut nyawa dan darah anak manusia. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Hukum & Kriminal, Opini | Meninggalkan komentar

Oknum Penyidik Lantas Kepolisian Sumba Timur Diduga Tidak Profesional

Melolo, 27 April 2017, Sungguh sangat memprihatinkan sikap oknum penyidik lantas dari Polres Sumba Timur dalam penyelidikan dugaan pembunuhan berencana atas korban Delvis Indri Putra Manno Raga, anak ke 2 dari pasangan hidup Paulus Manno Raga, Pemimpin Redaksi Tabloid Sumba Pembaharuan dan media online http://www.sumbapembaharuauan.com dan  Welhemina Ringu, yang terjadi pada malam tanggal 01/01/2017.

Delvis, Siswa Kelas IX SMP N 2 Rindi Umalulu, diduga dibunuh secara sadis tanpa peri kemanusiaan oleh YACOB ROHI, Siswa SMA Negeri 1 Rindi Umalulu dkk, yakni Marselinus Lomi, Siswa SMA N 1 Rindi Umalulu, Nofri Nguru, suami dari Elen Petrus seorang Vikaris di gereja GKS Sumba Timur yang merupakan kakak kandung dari Yacob Rohi, serta Nelson Dake, seorang warga desa Matawai Atu tetangga Yacob Rohi.  Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Hukum & Kriminal | Tag , , | Meninggalkan komentar

Siap Menghadapi Krisis Dalam Sains?

Melolo, 11 April 2017. Ketika dikatakan bahwa sebuah kesimpulan merupakan hasil penelitian ilmiah, serta-merta sebagian besar kita yang awam akan mempercayainya. Sains begitu luar biasa. Sains telah memberikan teknologi yang memudahkan hidup manusia (dan juga makhluk hidup lain). Tidak mungkin kesimpulan sains salah.

Mungkin benar kesimpulan sains mustahil salah. Tetapi ungkapan kontemporer kita mengatakan ‘ilmuwan juga manusia’. Walau dalam keadaan ideal mungkin sains menghasilkan kesimpulan yang pasti benar, keadaan tidak selalu ideal. Para ilmuwan bisa melakukan kesalahan, karena mereka manusia.

Dalam sains, sebuah hasil penelitian yang dilakukan seorang ahli harus dapat dikonfirmasi oleh hasil penelitian lain pada kondisi yang sama  baik yang dilakukan pakar lain atau maupun yang dilakukan pakar yang sama. Dengan kata lain hasil sebuah penelitian harus dapat diulangi oleh penelitian lain yang dilakukan oleh pakar yang sama atau pakar lain, pada kondisi yang sama. Hal ini dikenal dengan istilah reprodusibilitas. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Berita, Sains dan Teknologi | Tag | Meninggalkan komentar

Kematian Delvis Putra Masih Menyisakan Misteri

Melolo, 15 Januari 2017. Walaupun seperti diberitakan sebelumnya kematian Delvis Putra diduga murni akibat kecelakaan lalu lintas, yaitu korban ditabrak motor, kejadian sebenarnya masih menyisakan misteri. Terdapat beberapa hal yang diduga sebagai kejanggalan dalam peristiwa tersebut.

Dalam laporannya kepada Kapolres Sumba Timur, Orang tua korban menguraikan beberapa hal yang dianggap kejanggalan. Kaki korban patah tanpa ada bekas luka atau lecet sedikit pun selain luka fatal di bagian kepala. Selain itu, tidak ada seorang pun saksi yang membantu korban. Hanya setelah orang tua tiba di tempat, baru korban diangkut ke mobil. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Berita, Hukum & Kriminal, Kriminal | Tag | Meninggalkan komentar

Buku Pengantar Psikologi Bohong

Melolo, 8 Januari 2017. Saat bersekolah atau menyekolahkan anak, kita menganggap bahwa semua yang diajarkan kepada kita melalui guru atau melalui buku-buku benar adanya. Tetapi rupanya kita tidak dapat begitu saja menerima apa yang dikatakan guru atau buku-buku ilmu pengetahuan tanpa rasa kritis. Pada bulan Desember 2016, Jurnal Current Psychology menerbitkan tulisan Christopher Ferguson dari Stetson University dan Jeffrey Brown serta Amanda Torres dari Texas A&M, yang mempelajari keakuratan 24 buku Pengantar Psikologi dalam hal pembahasan terkait topik-topik kontroversial serta mitos-mitos yang berhubungan dengan psikologi.

Topik-topik kontroversial yang diteliti penyajiannya dalam ke-24 buku Pengangar Psikilogi adalah: Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Berita, Sains dan Teknologi | Tag | Meninggalkan komentar

Seorang Remaja Diduga Terbunuh oleh Anak Buah Seorang Berpengaruh di Desa

Melolo, 4 Januari 2017. Kasus yang awalnya diduga merupakan akibat kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa Delvis Indri Putra M. R, Minggu 01/01/2017, di Kecamatan Rindi terindikasi bukan murni kecelakaan lalu lintas. Hasil investigasi media SP mengindikasikan bahwa kejadian itu bukan hanya kecelakaan biasa, dilihat dari kondisi korban yang kaki kirinya patah, sedangkan di sekujur tubuhnya tidak ada luka dan di kepala bagian belakan terdapat luka besar akibat benturan benda tumpul. Kuat dugaan setelah ditabrak penumpang yang dibonceng penabrak segera mengeksekusi korban dengan menggunakan senapan milik korban, karena pengendara dalam keadaan terjatuh.

Menurut Daud L. Muda dan kawan-kawan yang sempat ke TKP, senapan milik korban patah beberapa bagian dan di bagian popor senapan didapati berkas darah dan otak korban. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Berita, Kriminal | Tag | 1 Komentar

Sepuluh Berita Ilmu Pengetahuan Teratas Tahun 2016

Melolo, 31 Desember 2016. Pada penghujung tahun 2016, situs berita ilmu pengetahuan RealClearScience menjaring sepuluh berita sains teratas  selama tahun 2016. Sepuluh berita sains teratas yang terjaring adalah:

LIGO Mendeteksi Gelombang Gravitasi

Pada bulan Februari, Laser Interferometer Gravitational-wave Observatory (LIGO) mendeteksi riak kecil dalam susunan ruang-waktu yang diprediksi Einstein lebih dari seabad lampau. Penyebab riak tersebut adalah tabrakan antara dua lubang hitam besar yang massa-nya tiga puluh kali lipat masa matahari pada kecepatan 60% kecepatan cahaya. Kedua lubang hitam tersebut berjarak milyaran tahun cahaya dari bumi, namun dampaknya sedikit terasa di bumi.

Bintang terdekat dengan Tata Surya memiliki planet yang mirip bumi

Pada bulan Agustus, para astronom dari European Southern Observatory mengumumkan bahwa bintang yang terdekat dengan Tata Surya memiliki planet seukuran bumi yang berorbit pada zona layak huni dalam sistem bintang tersebut. Namun demikian, ada kemungkinan bahwa planet tersebut tidak bersahabat dengan kehidupan yang kita kenal di bumi.

Kecerdasan Buatan mengalahkan juara dunia Go

Sebuah program komputer bernama AlphaGo yang dikembangkan Google berhasil mengalahkan Juara Dunia Permainan Go dari Korea Selatan bernama Lee Sedol. Berbeda dari program kecerdasan buatan sebelumnya, AlphaGo dibekali dengan kemampuan untuk  belajar dan dilatih menggunakan ahli permainan Go. Dari 5 pertandingan, AlphaGo memenangkan 4 di antaranya dan 1 lagi dimenangkan Lee Sedol. Diharapkan bahwa satu hari nanti program serupa dapat dilatih untuk menyelesaikan masalah nyata di dunia.

Seorang Bayi dari “Tiga Orang Tua” biologis dilahirkan di Meksiko

Pada bulan April dilahirkan seorang bayi sehat yang berasal dari tiga orang tua, di Mexico. Teknik yang digunakan untuk menghasilkan bayi itu disebut spindle nuclear transfer yang menggabungkan informasi genetik dari  tiga orang. Si ibu telah mengalami keguguran sebanyak empat kali akibat kelainan genetis pada DNA mitokondria-nya. Inti sel telurnya dipindahkan ke dalam sel telur donor yang DNA mitokondria-nya sehat. Sel telur itu kemudian dibuahi oleh sperma suaminya dan hasil pembuahan dimasukkan kembali ke dalam rahimnya. Hasil pembuahan tersebut kemudian tumbuh menjadi bayi yang sehat. Teknik ini dapat digunakan untuk membantu ibu yang tidak dapat melahirkan akibat kelainan genetis.

Virus Zika menyebar di Benua Amerika

Tahun ini virus Zika yang menyebar melalui nyamuk tersebar di Benua Amerika dan mencapai status epidemi. Walaupun gangguan yang diakibatkan virus ini tidak merenggut nyawa, namun mengakibatkan cacat cacat otak jabang bayi. Pada bulan November, Organisasi Kesehatan Sedunia menyatakan bahwa epidemi Zika telah diatasi namun menegaskan bahwa virus ini masih dapat menyerang. Saat ini para peneliti bekerja keras untuk menciptakan vaksin yang efektif.

Pertama kali teknik penyuntingan genetik diterapkan pada manusia

Pada bulan Oktober seorang ilmuwan Cina memasukkan sel yang susuan genetikanya telah dimodifikasi ke dalam pasien kanker ganas paru-paru dengan harapan sel tersebut akan menghancurkan sel kanker. Hasil dari upaya ini belum diumumkan.

Tata Surya kemungkinan memiliki planet kesembilan

Pada tahun 2005, Pluto dikeluarkan dari daftar 9 planet di Tata Surya. Saat ini ada kemungkinan planet ke-9 yang menggantikan tempat Pluto. Menurut berita dari para astronom di Caltech, ada petunjuk bahwa sebuah planet yang seukuran dengan Neptunus mengelilingi matahari setiap 15.000 tahun. Namun para astronom masih perlu mendeteksi planet tersebut secara langsung.

Manusia purba menyebar

Sejumlah studi yang diterbitkan tahun ini menunjukkan bahwa proses migrasi manusia dari Afrika merupakan sebuah proses rumit, di mana berbagai kelompok manusia meninggalkan Afrika beberapa kali dan menyebar ke berbagai lokasi.

Ekor Dinosaurus ditemukan terbungkus dalam Amber

Amber atau fosil resin pohon pada jaman purba dapat dipandang sebagai kamera alam, mengawetkan bagian makhluk hidup yang telah berumur jutaan tahun dalam keadaan yang mendekati asli. Tahun ini para pakar paleontologi menemukan ekor dinosaurus yang awet dalam sebuah amber. Ekor tersebut diperkirakan berumur 99 juta tahun!

Es Samudera Arktik mencapai titik terendah sepanjang masa

Tebal lapisan es samudera secara global dilaporkan mengalami penurunan drastis dan mencapai titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Yang dianggap sebagai penyebab adalah cuaca yang tidak menentu. Namun Michael Le Page mengungkapkan melalui New Scientist, bahwa “kejadian ini hanya dapat terjadi karena planet bumi sudah jauh lebih panas dibanding jaman pra-industri.” (DAD)

Dipublikasi di Berita, Sains dan Teknologi | Meninggalkan komentar

Temuan 6 Tengkorak Manusia Gegerkan Warga Kecamatan Umalulu

Melolo, 7 Oktober 2016. Temuan tengkorak manusia oleh Ardi, salah seorang warga Kecamatan Umalulu (Kamis 6 Oktober 2016) di kampung Jami Kewore, Kelurahan Lumbukori, Kecamatan Umalulu sempat membuat geger warga Kecamatan Umalulu.

Menurut Ardi, awalnya ia hendak menggali batu gunung di pekarangan rumahnya, untuk kebutuhan pondasi rumah. Pada saat mengeluarkan batu dari lempengan tanah, muncul mulut karung. Penasaran akan hal tersebut, Ardy mengeluarkan karung yang ternyata di dalamnya ditemukan “6 tengkorak manusia yang di bungkus baju loreng layaknya baju tentara,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, setelah penemuan tersebut ia segera melaporkannya ke Kepolisian setempat.

Kapolsek Umalulu, IPTU Putu Pariada, yang berada di TKP beserta tim identifikasi pada Hari Jumat (07/10/2016), pada awalnya enggan berkomentar karena alasan sibuk. Namun pada akhirnya ia membenarkan kejadian tersebut. Menurut Putu, ada laporan masyarakat terkait temuan tengkorak manusia dan sekarang sementara diidentifikasi.

Camat Umalulu, Welem D. Dj. Dale, SP yang juga berada di TKP menjelaskan bahwa memang ada temuan tengkorak manusia. Namun ia belum tahu berapa jumlahnya karena masih dibungkus dalam karung. Ia juga menghimbau kepada masyarakat kalau ada anggota keluarga yang hilang dalam beberapa tahun terakhir untuk menginformasikan ke pihak Kepolisian. Menurutnya, saat ini belum jelas motifnya dan masih menunggu hasil identifikasi dari pihak kepolisian. PM, SP

Dipublikasi di Berita, Hukum & Kriminal | Tag , | Meninggalkan komentar

Proyek Tanpa Papan Tender, Bongkar Selokan Primer; Korbankan Masyarakat

Melolo, 8 September 2016. Proyek pekerjaan selokan primer yang berpusat dari Bendungan Pau, Desa Watuhadang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur yang dikerjakan oleh kontraktor yang diduga berasal dari luar Kabupaten Sumba Timur, sangat meresahkan masyarakat. Hal ini diungkapkan Ndilu salah seorang warga Kecamatan Umalulu Rabu, 06/09/2016.

Menurut Ndilu, tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan terkait pekerjaan tersebut, sehingga masyarakat yang sudah terlanjur menanam padi, hanya bisa pasrah kepada keadaan mengingat  saluran irigasi tidak dapat digunakan selama pekerjaan. Bahkan sebagian lahan masarakat sudah terancam gagal panen. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Berita, Dalam Negeri | Tag , | Meninggalkan komentar