BERJUANG UNTUK MEMPERTAHANKAN IMAN
Ilustrasi
Renungan, Kamis 16.04.2026.
BERJUANG UNTUK MEMPERTAHANKAN IMAN.
(Yudas 1:3b-(3-4, sesuai SBU).
1.Yudas mengingatkan jemaat, mewaspadai kehadiran guru-guru palsu yang menyesatkan mereka dari kebenaran. Orang-orang fasik itu, telah menyusup ke dalam jemaat. “ Mereka mengajarkan, bahwa manusia boleh hidup bebas menurut kemauannya. Boleh melakukan hal-hal yang tidak bermoral. Karena Allah sangat baik dan mengampuni dosa-dosa manusia.” (ay.3-4).
2.Mereka menolak Yesus Kristus, sebagai satu-satunya Penguasa dan Tuhan (ay.4). Karena kondisi dan keadaan seperti itu, dimana ada orang-orang yang menyalahgunakan kasih karunia Allah, maka Yudas dengan suratnya ini, mendorong jemaat berjuang mempertahankan iman yakni keselamatan mereka. Setia pada ajaran rasuli. Iman harus menjadi nyata dalam perbuatan baik, menjadi kesaksian bahwa mereka hidup dalam kasih Allah. Mereka harus menolak kejahatan dosa, dan menolong mereka yang goyah imannya.
3.Ajaran sesat dengan pengajar- pengajar sesat, hadir juga pada masa kini. Mereka adalah orang-orang fasik yang menyusup kedalam jemaat. Bahkan sebagai penyesat mereka datang dari dalam jemaat, menyamarkan diri dan memutarbalikkan kasih karunia Allah.
4.Mereka menyalagunakan kasih karunia Allah untuk memenuhi hawa nafsu mereka. Menyangkal Yesus satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita. Karena itu, ketika siapa pun menyangkal Yesus sebagai Penguasa, Tuhan dan
Juruselamat, dengan tegas haruslah kita tolak mereka. Karena Yesus, hanya Dialah satu-satunya Tuhan dan Juruselamat kita. Berjuanglah terus mempertahankan iman.
SELAMAT BERJUANG (siz).







































.jpg)





