BANGSA INI PERLU PEMIMPIN OTENTIK, BUKAN PEMIMPIN PROBLEMATIK

Sumba Pembaharuan   |   Nasional  |   Senin, 05 Mei 2025 - 10:27:44 WIB   |  dibaca: 210 kali
BANGSA INI PERLU PEMIMPIN OTENTIK, BUKAN PEMIMPIN PROBLEMATIK

BANGSA INI PERLU PEMIMPIN OTENTIK, BUKAN PEMIMPIN PROBLEMATIK Dalam salah satu artikel saya di Kompas, saya mengutip pameo kepemimpinan yang “radikal” dari Prof. Sadli: “Jika tidak ada yang setuju dengan keputusanmu, artinya kamu sudah mengambil keputusan yang tepat.” Dan saya ingat, cukup banyak pembaca yang tak setuju dengan gagasan yang saya sampaikan berdasarkan pameo tersebut. Namun nampaknya kini pameo kepemimpinan tersebut – sadar atau tidak – diterapkan oleh KDM. Nyaris semua pihak “menentang” berbagai kebijakan dan keputusannya. Dari menteri sampai ketua ormas. Bahkan tak sedikit yang menyerang dan menyebutnya sebagai Gubernur Konten. Seorang gubernur daerah lain bahkan melanggar prinsip “sesama gubernur dilarang saling mendahului” (baca: menyerang), meski akhirnya malah mengikutinya. Ada gubernur daerah khusus yang terkesan menerapkan kebijakan “yang penting beda dengan KDM”. Bahkan wakilnya menyindir kebijakan KDM tentang mengirim pelajar nakal ke latihan militer. Dan KDM nampaknya tak peduli. Dia terus melaju. Lalu nyatanya, mulai banyak yang mengikuti langkahnya. Ada yang terang-terangan, ada yang malu-malu kucing. KDM bahkan berani melemparkan gagasan yang melawan “arus utama, arus besar”. Tanpa gentar. Biasanya, hanya pemimpin yang hatinya tulus berpihak pada rakyat yang punya nyali rajawali. KDM adalah tipe pemimpin yang otentik. Tentu masih perlu banyak waktu untuk membuktikan apakah benar KDM pemimpin yang otentik. Sebagai manusia biasa, tentu KDM jauh dari sempurna. Jadi jangan menuntut kesempurnaan, nanti harapanmu akan berubah jadi kebencian. KDM hanya pencitraan? Halah! Siapa sih yang tidak pencitraan? Anda, saya, menulis di medsos pun – sadar atau tidak – juga tengah melakukan pencitraan. Lihat buahnya saja, kelak akan kita nilai bersama: pohon seperti apakah KDM ini. Pohon tak berguna yang sebaiknya ditebang, atau pohon serba guna yang bisa menaungi banyak orang. Yang jelas, bangsa ini membutuhkan pemimpin yang otentik, bukan yang problematik. By: HT

BANGSA INI PERLU PEMIMPIN OTENTIK, BUKAN PEMIMPIN PROBLEMATIK

Dalam salah satu artikel saya di Kompas, saya mengutip pameo kepemimpinan yang “radikal” dari Prof. Sadli: “Jika tidak ada yang setuju dengan keputusanmu, artinya kamu sudah mengambil keputusan yang tepat.” Dan saya ingat, cukup banyak pembaca yang tak setuju dengan gagasan yang saya sampaikan berdasarkan pameo tersebut. Namun nampaknya kini pameo kepemimpinan tersebut – sadar atau tidak – diterapkan oleh KDM. Nyaris semua pihak “menentang” berbagai kebijakan dan keputusannya. Dari menteri sampai ketua ormas. Bahkan tak sedikit yang menyerang dan menyebutnya sebagai Gubernur Konten. Seorang gubernur daerah lain bahkan melanggar prinsip “sesama gubernur dilarang saling mendahului” (baca: menyerang), meski akhirnya malah mengikutinya. Ada gubernur daerah khusus yang terkesan menerapkan kebijakan “yang penting beda dengan KDM”. Bahkan wakilnya menyindir kebijakan KDM tentang mengirim pelajar nakal ke latihan militer.

Dan KDM nampaknya tak peduli. Dia terus melaju. Lalu nyatanya, mulai banyak yang mengikuti langkahnya. Ada yang terang-terangan, ada yang malu-malu kucing. KDM bahkan berani melemparkan gagasan yang melawan “arus utama, arus besar”. Tanpa gentar.

Biasanya, hanya pemimpin yang hatinya tulus berpihak pada rakyat yang punya nyali rajawali. KDM adalah tipe pemimpin yang otentik.

Tentu masih perlu banyak waktu untuk membuktikan apakah benar KDM pemimpin yang otentik. Sebagai manusia biasa, tentu KDM jauh dari sempurna. Jadi jangan menuntut kesempurnaan, nanti harapanmu akan berubah jadi kebencian.

KDM hanya pencitraan? Halah! Siapa sih yang tidak pencitraan? Anda, saya, menulis di medsos pun – sadar atau tidak – juga tengah melakukan pencitraan. Lihat buahnya saja, kelak akan kita nilai bersama: pohon seperti apakah KDM ini. Pohon tak berguna yang sebaiknya ditebang, atau pohon serba guna yang bisa menaungi banyak orang. Yang jelas, bangsa ini membutuhkan pemimpin yang otentik, bukan yang problematik.

By: HT

 

 

 

 

 

 

 

Profil Sumba Pembaharuan

Sumba Pembaharuan

hi ....

Web Master dari Erdo.wgp@gmail.com

Jl. H. R. Horo 22 Matawai Waingapu Sumba Timur NTT

Hubungi kami di 0823 4014 5111


Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook